Tidak ma(mp)u beli pertamax, kenapa ?

Belakangan ini baik di dunia maya maupun di dunia nyata (sebenarnya dah lama sih :mrgreen:) orang orang pada ribut soal mobil pribadi yang dianggap tidak patut isi premium, mulai dari pejabat sampai pak RT semua menghimbau untuk menggunakan bahan bakar pertamax khususnya mobil pribadi.

Saya tidak sepenuhnya setuju dan juga tidak sepenuhnya menolak imbauan tersebut, tapi menurut pandangan saya pengguna mobil pribadipun tidak semuanya dari kalangan the have alias borjuis. ada pengguna mobil pribadi yang berasal dari kalangan biasa biasa saja😆

Misalnya seseorang memiliki toyota avanza, dari rumahnya sampai di kantor dia membutuhkan 10 liter bensin sehari,Rp 4500 x 10 = 45.000 x 20 hari kerja = Rp 900.000 pengeluaran yang harus dikeluarkan dalam sebulan, lalu anggaplah untuk hari libur dan jalan jalan keluarga menggunakan 20 liter dalam sebulan. Rp 4500x 20= 90.000+900.000 = 990.000 atau hampir 1 juta untuk pengeluaran bahan bakar mobilnya dalam sebulan jika pakai premium:lol:

Lalu dengan perhitungan yang sama berapa yang harus dikeluarkan jika pakai bahan bakar pertamax ? jauh lebih tinggi yaitu 2.035.000 rupiah alias lebih dari dua kali lipat🙄

Lalu bagaimana jika gaji yang diterima hanya sekitar 6 jutaan perbulan ? belum segala kebutuhan lainnya dan dia tidak bisa naik motor karena pekerjaannya mengharuskan dia selalu tampil wangi dan rapi :mrgreen:

Karena itu saya berpendapat bahwa kewajiban penggunaan pertamax bagi mobil pribadi tidak tepat, lebih baik harga premium dinaikkan saja, ke angka Rp 5.500 saya rasa masih masuk akal….

Tapi lebih penting lagi bagaimana pak kumis membenahi transportasi umum jakarta supaya paling tidak bisa mirip negerinya upin ipin:mrgreen:

30 responses to this post.

  1. loh kok malah premium di naikkan ??
    bukannya pertamax aja yang di turunkan

    Reply

  2. Posted by arsrev on May 18, 2011 at 7:36 am

    setuju…premiun naik seribu pertamax turun seribu jg…biar adil…

    Reply

  3. Posted by ranggawasita on May 18, 2011 at 8:47 am

    kendaraan aye masih jaman jebod,jadi gak malu ngisi peremium.

    Reply

  4. Posted by enth on May 18, 2011 at 12:37 pm

    kalo crystalku dijamin gak malu beli premium, bahkan yang eceran
    http://kristalkuning.wordpress.com

    Reply

  5. Posted by si oom as varioputiih on May 18, 2011 at 1:10 pm

    kejauhan selisihnya😦

    Reply

  6. Posted by KiDu on May 18, 2011 at 4:25 pm

    ngikut pemerintah aja,coz gak bs bikin bahan bakar sendiri .. :mrgreen:

    Reply

  7. Posted by AnRocK on May 18, 2011 at 6:18 pm

    apapun Bahan Bakar nya yg pnting slalu ikuti anjuran CR (Compression Ratio) kndaraan Anda . .😉

    Reply

  8. emang oon pemerintah indon sini.. preminum kaga dinaekin.. akibatnye makin banyak alay2 yg naekin motor 2tac (mumpung bensin murah pake motor boros juga gpp😆 kapan lagee ? diluar negeri mana bisa..

    makenye angkot,bajaj2 berasep makin banyak yg bekeliaran bikin macet jalanan -> polusi udara makin tinggi -> pemborosan waktu, uang, bbm,dll😆

    Reply

  9. kalo premium naik lagi, pakai bensin campur aja, alias campur dorong😀

    Reply

  10. intinya kalo ngk kuat makai boil beralih aja ke motor..soal dandanan..yah kalo pas naik motor pakai jacket dan full safety gear…usahakan datang lebih pagi biar bisa dandan lagi dikamar mandi kantor…gitu aja kok repot..:mrgreen:

    Reply

  11. Posted by vanz21fashion on May 19, 2011 at 8:27 am

    weleh.. kalo ngebenahin jalan raya, tentunya banyak pihak terlibat termasuk masyarakat sendiri.. sebenernya saya sendiri setiap kali ngeliat program pemerintah tentang penanggulangan kemacetan si sebenernya udah ga usah ditunggu lagi, karena pasti ga akan berjalan atau ga berjalan dengan efektif. pasalnya setiap kalangan yg terlibat tuh posisinya seperti gear di jam tangan, bila gear yg satu ga berjalan, maka fungsi keseluruhan gakan berjalan.. gear mana aja yg berpotensi ga berjalan? mulai dari pemerintah tentang angkutan umum, masyarakat tentang peraturan jalan raya, kepolisian kasus suap menyuap dan lain hal sebagainya, atau mungkin semua kalangan ga melakukan fungsinya masing2.

    intinya ngurusin jalan raya tuh melibatkan banyak pihak yg harus 1 visi

    Reply

  12. katanya mau pakai sistem transportasi umum yang canggih?? mana bro??

    Reply

  13. beli premium aja ahhhh…soale kompresi 120r ku masih 6.7 : 1😀.

    Reply

  14. Posted by becak 1000cc on May 20, 2011 at 3:51 pm

    gaji 6 juta termasuk mampu, oon! apalagi lu punya mobil. kalo lu pengen irit ya naek motor lah! dasar ga tau diri lu. mampu beli pertamax tapi beli premium. dasar sampah indonesia lu, nikmatin subsidi untuk orang miskin!

    jangan hapus komen ini. kalo diapus berarti lu CEMEN TAKUT DIKOMEN!

    Reply

  15. mobil angkot wajar pakai premium. mobil bak (bukan mobil mewah)wajar pakai premium.

    kalau mobil sekelas xenia-avanza atau sekelas sedan sih seharusnya malu bro untuk pakai premium. mengapa?
    1. beli mobil semahal itu mampu
    2. membiayai perawatannya mampu

    lha mengapa untuk membuat mobil itu jalan perlu dana subsidi dari pemerintah. gaji 6 juta per bulan itu besar lho bro.

    jika memang gak sanggup untuk biayai seharusnya mencari jalan lain, misalnya mobil hanya dipakai hari sabtu/minggu untuk jalan2 keluarga agar penggunaan bbm lebih efisien. sedangkan untuk hari lain ya gunakan transportasi yang lebih murah, misalnya busway/motor. keringetan saat sampai kantor? datanglah lebih pagi, lalu mandi disana. yang pada bike to work pasti lebih berkeringat.😀

    jujur aja saya termasuk yang memberikan pandangan “merendahkan” bagi pemilik mobil yang datang ke spbu lalu mengeluarkan uang 150 ribu untuk beli 33 1/3 liter premium. WHAT?!!! Sungguh memalukan! Mobil setaraf Honda Jazz beli Premium, dan guess what hanya dikendarai 1 orang! Inilah perilaku orang2 kaya yang tidak tahu malu menurut saya.

    Jangan pakai mobil jika tidak bisa membiayai dan masih memerlukan dana subsidi, masih banyak orang yang lebih membutuhkan dan jelas2 lebih bermanfaat bagi mereka daripada pengguna mobil pribadi!

    Reply

  16. Posted by alexistcorp on May 22, 2011 at 2:16 am

    Q pernah liat di Probolinggo waktu touring bromo di sebuah pombensin liat Xeon NMP kinyis” diminumin premium sambil nentengin botol syrup OBH.. eh ternyata tu diceplungin pake pipet!

    Klo GL ane kasi perta(mi)max hehe =))

    Reply

  17. Posted by Ani on May 23, 2011 at 1:03 am

    Sebaiknya kebijakan mobil pakai pertamax khusus untuk mobil dengan sistem ‘INJEKSI’… sedangkan mobil yang masih pakai “karburator” masih boleh pakai premium….

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: