Kalau dilarang beli premium,”orang kaya” harus dilarang makan di warteg juga

Menarik mengikuti berita di koran dimana pemerintah tidak mampu membendung defisit anggaran untuk BBM bersubsidi alias premium, pemerintah seperti mati matian tidak ingin menaikkan harga premium demi mencegah semakin turunnya popularitas sang incumbent:mrgreen: tetapi pemerintah juga tidak punya blue print alias road map or peraturan khusus tentang premium ini, dinaikkan salah, tidak dinaikkan juga salah, jadi akhirnya pemerintah mengambil langkah blunder dengan meminta MUI mengeluarkan kebijakan, walaupun kementrian ESDM membantah habis habisan tapi ya kita bisa menginterpretasi sendiri toh kenapa MUI mengeluarkan pernyataan tentang BBM subsidi setelah berdiskusi dengan kementrian ESDM😆

Kenapa harus menggandeng MUI ? seandainya didengarkanpun bagaimana dengan orang orang seperti saya yang tidak mengikuti ajaran MUI alias non islam ?:mrgreen: kenapa tidak memberlakukan pembatasan BBM premium bagi mobil pribadi ? kenapa tidak melarang mobil pakai premium kecuali mobil angkutan umum?😆 lagipula variabel kaya itu apa ? punya mobil ? punya motor ? karena di benak saya kalau orang tidak mampu pasti tidak akan beli motor alias pengemis:mrgreen: karena daripada beli premium mendingan beli nasi😆

Lagipula kalau seseorang dilarang membeli sesuatu karena “dianggap” kaya dan mengambil hak orang lain, maka banyak sekali barang barang yang “tidak layak” dibeli orang kaya:mrgreen: contohnya orang kaya harus dilarang makan di warteg karena nasi,sayur dan lauk pauk di warteg itu hak orang miskin, orang kaya makan di mcdonald atau burger king saja😆 akan menjadi rancu bukan ?:mrgreen:

Lalu ke diri saya pribadi , saya masih pakai premium karena memang spesifikasi motor dengan kompresi rendah akan jadi mubazir jika diisi pertamax:mrgreen:

Lalu solusi bagi pemerintah apa ? menurut hemat saya ( alah)

1. premium khusus angkutan umum dan mobil angkutan barang

2. menaikkan harga premium ke angka 5.500

3. mendesak pabrikan mobil dan motor agar hanya merakit kendaraan dengan kompresi tinggi dan teknologi canggih agar kendaraan kendaraan baru wajib pertamax

4. memindahkan pengguna kendaraan pribadi agar naik angkutan umum, tapi sepertinya saran ini sudah jutaan kali direkomendasikan ke pemerintah tanpa pernah sekalipun dilakukan😆 apa kalian pikir orang yang tiap hari nyaman di dalam mobil mau berdesak desakan di dalam bus ?:mrgreen: apa kalian angkutan umum yang ada sudah bisa seefisien dan lebih praktis dari motor dalam hal waktu ?:mrgreen: Mana nih ahlinya….

tapi yasudahlah…pemerintah kita kan beriisikan orang orang pintar, apalah arti seorang blogger kw 1000 dihadapan mereka:mrgreen:

17 responses to this post.

  1. Hehehe…. musmet musmet dah😆

    Reply

  2. Posted by Skips on July 3, 2011 at 7:15 am

    Pertamax eh Premium aj:mrgreen:

    Reply

  3. Posted by anak2 on July 3, 2011 at 9:30 am

    warteg g disubsidi, bang

    Reply

  4. bener itu, dilarang makan di warteg

    Reply

  5. waaa, GAk setuju dengan yang Nomor 3 Mas Bro..

    *gimana nasib Biker di Daerah yang GA’ADA PRETAMAX..?? INDONESIA ini Bukan Hanya jakarta Doang,, Masih Banyak Daerah-Daerah yang PReMium ONLy di SPBUnya.. ITUpun sering Langka :evil:DA PRETAMAX..?? INDONESIA ini Bukan Hanya jakarta Doang,, Masih Banyak Daerah-Daerah yang PReMium ONLy di SPBUnya.. ITUpun sering Langka👿

    Reply

  6. olang ‘kaya’ mana mao maem di “walteg” blot..😆

    mknya owe selalu bilang mending pleminum dinaekin jadi beda2 tipis laah ama plettamatt / shell😆 tapi pemelintah indon pan ciken.. takoetan😆

    Reply

    • emm kalau menurut oom definisi kaya itu apa?
      orang pake mobil setiap hari blom tentu orang kaya kan?
      lha kalau orang kaya-nya pake motor lama, ya beli premium juga kan hehehe

      Reply

  7. yang jelas pemerintah kita sudah kehilangan akal sehat nya, itu aja…titik

    Reply

  8. Hmmm…. ga setuju om. (ama judul artikel..😀 ) bukannya makin mantap kalo org kaya mkn di Warteg..:mrgreen:
    sarannya bagus. (brharap pemerintaah berani ambil opsi ini) tp untuk Implementasinya sulit. jgnkan menghilangkan Premium (ato katakanlah menjadikan Premium lbh “bermartabat”..) naikin harga aja 1/2 mati mikirinnya… (mikirin 2014..:mrgreen: )
    Pemerintah kita Dilema. Efek dr Massa yg kurang sadar, terbiasa disuap. ketika diajari makan Sendiri, ngambek. Efek pemerintah yg JAIM.. ngambil keputusan benar, takut Pamornya luntur…
    MUI jg bkn mngeluarkan kebijakan. tp mengeluarkan “Saran”.
    dlm arti, kalo org minta saran, ya dikasih. pasal ditruti ato ga, urusan yg dikasih saran.
    Mampu ato ga, tolok ukurnya ada pd diri sendiri.. (imho)
    kalo sy ga pake Pertamakk, Insya-Allah krn memang ga mampu. bukan krn motor sy kompresinya kecil…

    Reply

  9. Posted by Dismas on July 4, 2011 at 9:39 am

    lhah, warteg kan nggak disubsidi oom… hehehe…

    Saran saya si, kalo ngga boleh minum premium, ya pertamax juga disubsidi aja biar stabil… Biar stabil harganya… Misal : 7500 per liter… hehehe…

    Atau, jangan semua mobil baru dipakein pertamax… mustinya sih, dibedain kelasnya… ada yg bole premium, ada yg nggak…:mrgreen:

    Reply

  10. ngelibatin MUI bikin blunder, negara mayoritas Islam bukan berarti negara Islam. Klo smua peraturan nanti ngelibatin MUI, bt nonmuslim brarti gak usah mematuhi dong. Lembaga agama ya mengurusi agama ajalah, atau bikin karya sosial, jgn dipaksa sama pemerintah utk memasuki ranah sekular, gak nyambung, malah bikin tambah kacau.

    BTW:Sy nonmuslim dan gak setuju dgn hal ini. No offense yah. Klo misalnya ada lembaga agama lain yg disuruh bikin larangan soal ini, mau KWI, PGI, de el el, saya tetep gak setuju, bukan bidangnya.

    Reply

  11. Opsi nomor 3 tepat, tapi sayangnya, saya lihat hanya Suzuki yang serius main di kompresi tinggi. Motor-motor Suzuki sekarang Kompresinya kebanyakan berada di angka 9.6:1 Bahkan di produk paling low end sekalipun, kompresi segitu wajib minimal Pertamax atau yang sebanding . Hanya Thunder 125 yang dibawah rata-rata yaitu 9.2:1 dan Satria FU yang diatas rata-rata 10,2:1.

    Mari kita bandingkan dengan pabrikkan sebelahnya yang penjualannya lebih laris, baru saja meluncurkan motor sport 150cc untuk golongan “mampu” dengan harga diatas 30juta, namun disiapkan untuk meminum “PREMIUM”. Walaupun gak menutup kemungkinan nanti yang beli itu motor bakal lebih sering isi Pertamax atau yang sekelasnya. Tapi anjuran pabrikkannya aja udah Premium:mrgreen: .

    Reply

  12. Posted by xsan on July 9, 2011 at 7:45 am

    mustinya tuh, kalau mampu beli mobil pastilah orang kaya ya to, makanya jangan pakaii bbm bersubsidi yang ditujukan subsidi adalah untuk orang miskin!! seperti saya😀

    kalau orang kaya mau dapet subsidi premium ya naik motor aja!! gampang kan?? tapi motor yang jelek, murah kayak motor saya, motor yang bagus mah pakai pertamax, kasian mesin!!

    kalo maslah makan diwarteg, mau presiden kek mau orang ngemis, siapa yang larang??

    gitu aja kok repot!

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: